TANGERANG SELATAN —- Jumat, 13 Maret 2026, para murid kelas 1 – 6 SD Strada Bhakti Nusa melaksanakan ibadat jalan salib. Dengan suasana syukur, karena cuaca cerah dan tidak terjadi hujan. Para murid berkumpul dengan tertib di lapangan sekolah untuk mengikuti Ibadat Jalan Salib. Ibadat jalan dimulai pukul 07.00 sampai pukul 08.00.
Ibadat Jalan Salib merupakan salah satu ibadat utama dalam Masa Prapaskah. Jalan Salib biasanya dilaksanakan pada hari Jumat. Ibadat ini merupakan permenungan terhadap peristiwa-peristiwa perjalanan sengsara Yesus, mulai dari diadili oleh pengadilan Pilatus hingga dimakamkan, sesuai dengan tradisi Gereja Katolik. Ibadat ini terdiri dari 14 perhentian atau peristiwa dimana masing-masing peristiwa direnungkan.
14 Perhentian Jalan Salib:
- Yesus dihukum mati.
- Yesus memanggul salib.
- Yesus jatuh untuk pertama kalinya.
- Yesus berjumpa dengan ibu-Nya.
- Yesus ditolong oleh Simon dari Kirene.
- Wajah Yesus diusap oleh Veronika.
- Yesus jatuh untuk kedua kalinya.
- Yesus menghibur perempuan-perempuan yang menangisi-Nya.
- Yesus jatuh untuk ketiga kalinya.
- Pakaian Yesus ditanggalkan.
- Yesus disalibkan.
- Yesus wafat di kayu Salib.
- Yesus diturunkan dari Salib.
- Yesus dimakamkan.
Ibadat Jalan Salib kali ini dipimpin oleh Pak Marcus dan murid-murid kelas 6A dan 6B yang beragama Katolik. Para murid membacakan kisah perhentian dan renungan, dan bertugas membacakan doa-doa setiap perhentian secara bergilir serta mengangkat gambar perhentian yang menjadi sarana visual perjalanan sengsara Yesus. Ibadat Jalan Salib bagi anak SD adalah momen refleksi iman (Prapaskah) untuk mengenal kisah sengsara Yesus, mengajarkan kasih, pengorbanan, dan menumbuhkan empati.
SALAM AMDG!




Ibadat Jalan Salib bagi anak SD adalah momen refleksi iman untuk mengenal kisah sengsara Yesus, mengajarkan kasih, pengorbanan, dan menumbuhkan empati.